Disable Preloader

LPPKPIE - BLOG

Bantuan hidup dasar merupakan upaya penyelamatan pertama yang dilakukan untuk mengembalikan fungsi jantung atau pernapasan pada pasien yang mengalami henti jantung , gangguan pernapasan, henti napas atau sumbatan jalan napas. Bantuan hidup dasar ini sangat penting dilakukan karena jika seseorang mengalami henti jantung atau henti napas dan tidak segera dilakukan tindakan yang cepat dan tepat maka otak dan jantung akan mengalami kematian dalam waktu 4-10 menit.

Bantuan ini tidak hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis, namun juga dapat dilakukan oleh orang umum jika keadaan mengharuskan dilakukan tindakan karena belum adanya tenaga medis yang tersedia di sekitar pasien. Oleh karena itu penting bagi orang umum untuk mengetahui bagaimana cara pemberian BHD yang benar.

Dalam kasus kecelakaan, stroke, serangan jantung atau keadaan tertentu pasien dapat mengalami henti napas atau henti jantung secara mendadak. Oleh karena itu tindakan BHD ini penting dilakukan untuk mencegah berhentinya pernapasan dan sirkulasi darah.

Cara Melakukan Bantuan Hidup dasar

Terdapat beberapa Bantuan Hidup Dasar yang bisa kamu lakukan dalam keadaan gawat darurat, seperti:

Manuver Heimlich

Meskipun terdengar sepele, tersedak juga bisa membuat seseorang dalam bahaya hingga menyebabkan kematian. Pada saat tersedak seseorang bisa saja mengalami henti napas karena kekurangan oksigen.

Manuver Heimlich adalah bantuan yang dapat dilakukan pada saat seseorang mengalami tersedak. Dengan melakukan Manuver Heimlich cadangan udara di dalam paru-paru akan terdorong keluar sehingga benda asing yang menghambat masuknya udara akan ikut terdorong keluar sehingga jalan pernapasan akan terbuka kembali.

Manuver Heimlich ini dapat dilakukan dalam beberapa langkah sesuai dengan kondisi masing-masing pasien. Tindakan ini dapat dilakukan pada diri sendiri, orang lain, ibu hamil maupun pada bayi. Jika orang yang tersedak mengalami pingsan setelah dilakukan Manuver Heimlich ini, maka dapat dilakukan bantuan dasar hidup yang lain yaitu CPR atau resusitasi jantung dan paru.

Cardiopulmonary Resuscitation (CPR)

Tindakan CPR dapat dilakukan jika menemui orang yang tiba-tiba tidak sadarkan diri atau berhenti bernapas. Keadaan ini bisa terjadi karena tersedak, serangan jantung, syock, kecelakaan, stroke ataupun keracunan.

CPR adalah tindakan pertolongan medis yang bertujuan untuk mengembalikan kemampuan bernapas dan sirkulasi darah dalam tubuh.  CPR bertujuan untuk membantu menyalurkan darah yang mengandung oksigen ke otak dan seluruh tubuh pada seseorang yang kehilangan kesadaran hingga orang tersebut mendapat bantuan medis lebih lanjut.