Disable Preloader

LPPKPIE - BLOG

Setelah meredanya kasus covid-19, kini muncul kembali penyakit yang menjadi kekhawatiran bagi beberapa Negara di dunia. WHO sendiri telah melaporkan adanya kasus penyakit Mokeypox atau cacar monyet dari Negara non endemis seperti di Regional Eropa, Amerika dan Western Pasifik. Dan kini cacar monyet juga telah terkonfirmasi masuk ke Negara Indonesia.

Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit infeksi virus yang disebabkan oleh virus langka saat wabah cacar menyerang koloni kera  yang dipelihara untuk penelitian pada tahun 1958 di Denmark.  Sementara itu kasus cacar monyet pertama kali menginfeksi manusia pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo, Afrika Tengah.

Ditengah masa pemulihan akibat covid-19 dan hepatitis akut, WHO telah mencatat terjadi 140 kasus suspek dan terdeteksi di beberapa Negara. Sejak 20 Agustus 2022, pemerintah juga telah mengkonfirmasi adanya pasien pertama yang terdeteksi terkena Monkeypox/ cacar monyet di Indonesia.

Gejala Monkeypox

Secara umum, gejala dari penyakit Monkeypox mirip dengan cacar. Penderita akan mengalami demam dan ruam pada kulit yang melepuh menjadi lenting. Namun pada kasus Monkeypox terdapat gejala munculnya pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak atau daerah tertentu.

Gejala monkeypox dibagi menjadi dua fase, yaitu

Fase Prodromal (Gejala Awal)

Gejala awal dari Monkeypox biasa terjadi pada 0-5 hari setelah terinfeksi. Gejala yang timbul saat fase prodromal ini meliputi:

1. Demam

2. Nyeri otot

3. Sakit punggung

4. Sakit kepala hebat

5. Pembengkakan kelenjar getah bening (biasanya terdapat benjolan di ketiak, leher atau selangkangan)

6. Badan terasa lemas

7. Menggigil

Fase Erupsi

Fase erupsi terjadi 1-3 hari setelah fase prodromal. Pada fase ini tubuh akan mengeluarkan ruam atau lesi yang menyebar di sekitar wajah dan badan. Ruam ini akan berubah menjadi bintik-bintik seperti cacar yang berisi cairan bening atau nanah.

Gejala Monkeypox akan berakhir saat bintik berubah mengeras menjadi koreng dan pada akhirnya rontok. Gejala ini biasanya terjadi selama 2-4 minggu.

Penularan Monkeypox

Monkeypox dapat menular melalui kontak langsung seseorang dengan orang lain yang terinfeksi, hewan yang terinfeksi atau bahan yang terinfeksi virus.  Virus mokeypox juga dapat menginfeksi janin melalui ibunya.

Jika virus terinfeksi dari hewan, maka penularan bisa terjadi melalui cakaran, gigitan atau penggunaan produk dari hewan yang terkontaminasi. Penyebaran antar manusia juga dapat menular melalui kontak langsung dengan luka infeksi, koreng maupun cairan dari orang yang terinfeksi.

Penderita Monkeypox perlu mendapatkan perawatan dengan isolasi. Hal ini dimaksudkan agar dapat mendapatkan pemantauan dari dokter serta menekan potensi penyebaran penyakit. Meskipun penyakit ini memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi, namun Monkeypox juga dapat menyebabkan komplikasi. Komplikasi akibat Monkeypox lebih banyak terjadi pada anak-anak, orang dengan imun tubuh yang lemah atau orang-orang yang hidup di daerah endemis atau di daerah yang memiliki sanitasi yang buruk.

Cara mencegah Monkeypox

Sampai sekarang belum ada pengobatan spesifik untuk menyembuhkan Monkeypox. Penyakit ini biasanya akan sembuh sendiri dalam 2-4 minggu. Namun untuk menghidari penularan Monkeypox, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah penularan Monkeypox, yaitu:

1. Menghindari kontak langsung dengan hewan yang berpotensi untuk menularkan virus seperti hewan primata dan pengerat (monyet, tupai, tikus) yang ditemukan sakit atau mati

2. Hindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi virus, baik orangnya maupun barang-barang yang pernah digunakan penderita

3. Menghindari kontak dengan hewan liar atau memakan dagingnya

4. Masak bahan makanan terutama daging dengan matang

5. Terapkan hidup bersih dan sehat

6. Jika menemukan hewan peliharaan atau orang yang diduga terinveksi virus Monkeypox, segera hubungi dokter.

Diketahui Monkeypox sudah masuk ke Indonesia sejak 20 Agustus 2022 dan terindikasi kasus suspek yang semakin bertambah. Untuk mencegah terjadinya penularan yang semakin banyak, melakukan cara pencegahan adalah yang paling mungkin untuk dilakukan saat ini. Selalu perhatikan lingkungan sekitar, terapkan hidup yang bersih dan sehat untuk mengantisipasi penyebaran virus di Indonesia. 

 

 

Source:

http://www.b2p2vrp.litbang.kemkes.go.id/mobile/berita/baca/419/Penyakit-Cacar-Monyet-Monkeypox-dan-yang-Perlu-Kita-Tahu-Tentangnya

https://www.emc.id/id/care-plus/waspadai-gejala-cacar-monyet-monkeypox-sebelum-menimbulkan-risiko-berbahaya

https://www.mitrakeluarga.com/artikel/artikel-kesehatan/cacar-monyet