Disable Preloader

LPPKPIE - BLOG

Laboratorium medis adalah sebuah instalasi berupa layanan penunjang dimana berbagai macam tes dilakukan pada specimen biologis untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan manusia.

Laboratorium ini sangat penting bagi sebuah Rumah Sakit karena berfungsi untuk membantu menegakkan diagnosis suatu penyakit, sehingga dokter dapat menangani penyakit dengat tepat dan akurat.  Selain itu laboratorium juga berperan dalam menentukan diagnosa tentang perjalanan suatu penyakit. Sehingga analisisnya dapat digunakan sebagai pemantau perkembangan dan keberhasilan pengobatan suatu penyakit.

Laboratorium di rumah sakit biasanya  terdiri atas beberapa pelayanan, seperti pelayanan patologi klinis, patologi anatomi dan pelayanan laboratorium lainnya. Dalam penyelenggaraannya, laboratorium juga harus diselenggarakan sesuai peraturan perundangan. Untuk meningkatkan mutu, laboratorium harus didasarkan pada manajemen laboratorium, sehingga ketelitian dan ketepatan hasil laboratorium dapat diterima dengan baik oleh pasien.

Manajemen laboratorium merupakan prosedur sistematik untuk mengumpulkan, menyimpan, mengolah dan mengambil data yang dibutuhkan oleh laboratorium. Sebuah laboratorium dapat dikelola dengan baik bila berkaitan antara satu dengan yang lain. Sehingga manajemen laboratorium berperan penting dalam menentukan operasi yang baik, deskripsi pekerjaan yang jelas dan administrasi yang baik pula.

Dalam pelayanannnya, keakuratan atau validasi hasil pemeriksaan laboratorium dipengaruhi oleh beberapa fase, yaitu :

1. Fase pre analitik, meliputi registrasi, persiapan pasien, pengambilan sampel dan pengiriman sampel ke laboratorium. Dalam fase ini sangat penting untuk memperhatikan  sampel yang akan diuji, karena kesalahan sebanyak 65% biasanya terjadi pada fase preanalitik

2. Fase analitik, meliputi preparasi sampel dan pengukuran sampel

3. Fase pasca analitik meliputi pelaporan dan validasi data.

Dalam pengelolaannya, manajemen laboratorium juga perlu memerhatikan perangkat manajemen laboratorium, seperti:

a. Tata ruang laboratorium

Ruangan laboratorium harus ditata secara fungsional, yaitu sesuai dengan fungsinya. Pengelolaan tata ruang yang baik akan mempermudah dalam melakukan aktivitas di dalam laboratorium.

b. Infrastruktur

Terdapat dua hal penting dalam menentukan infrastruktur laboratorium. Sarana utama yakni lokasi laboratorium, kontruksi bangunan, tempat penyimpanan dan lain-lain. Sarana pendukung meliputi alat komunikasi, alat keselamatan kerja dan lain sebagainya.

c. Alat yang berkualitas dan modern

Manajemen terhadap teknologi yang digunakan dalam laboratorium juga sangat penting. Selain berfungsi dengan baik, teknologi alat dalam laboratorium juga harus selalu upgrade dengan yang terbaru dan lebih canggih.

d. Administrasi laboratorium

Manajemen administrasi laboratorium meliputikegiatan administrasi laboratorium seperti daftar kebutuhan yang diperlukan di laboratorium dan lain sebagainya.

d. Fasilitas pendanaan

Meskipun terdengar melenceng dari tugas dan fungsi dari laboratorium, namun manajemen terhadap pendanaan di laboratorium juga penting. Tanpa adanya pendanaan yang cukup, proses kegiatan laboratorium tidak akan berjalan dengan baik.