Disable Preloader

LPPKPIE - BLOG

PENDAHULUAN

Dalam dunia medis, penanganan terhadap berbagai macam kondisi pasien tentu tidak dapat diprediksi. Banyak sekali faktor yang menyebabkan seseorang harus ditangani dengan cepat dan tanggap. Keadaan gawat darurat biasanya terjadi pada pasien kecelakaan maupun bencana alam yang terjadi secara mendadak dan butuh penanganan cepat. Nyatanya cedera yang serius dapat menyebabkan kematian lebih cepat. Untuk mengatasi keadaan gawat darurat tersebut, tenaga medis harus memiliki ilmu penanganan yang baik sehingga dalam penanganan pasien dapat dilakukan dengan tepat. Penanganan dasar kegawatdaruratan ini biasa disebut dengan BTCLS.

Basic Trauma and Cardio Life Support  (BTCLS) merupakan ilmu dasar bagi perawat atau tenaga medis dalam menangani keadaan gawat darurat karena trauma dan gangguan kardiovaskuler. Dasar kecakapan dalam penanganan pasien cedera baik dalam kecelakaan maupun bencana dapat didapatkan dalam pelatihan BTCLS.

Dalam pelatihan BTCLS, tenaga medis akan dilatih tentang bagaimana menentukan langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi keadaan gawat darurat. Beberapa hal yang diajarkan seperti:

1. Menilai kodisi pasien dengan cepat dan tepat.

2. Resusitasi dan stabilitas pasien

3. Menentukan tindakan jika keadaan pasien melebihi kemampuan fasilitas

4. Transfer pasien sesuai dengan kondisi dan kebutuhan

5. memastikan penanganan terhadap pasien dilakukan secara optimal

MANFAAT PELATIHAN

Pelatihan BTCLS ini dapat dilakukan oleh perawat maupun mahasiswa keperawatan tingkat akhir sebagai bekal dalam memasuki dunia kerja. Pelatihan ini dapat digunakan sebagai kelengkapan berkas saat melamar di suatu sumah sakit, Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) ataupun untuk kelengkapan berkasa dalam kepenguruan tertentu. 

Setiap rumah sakit di Indonesia kini telah menetapkan kewajiban pagi perawatnya untuk memiliki keterampilan dasar penanggulangan kegawatdaruratan atau BTCLS. Hal ini ditetapkan sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit sehingga dapat memberikan penanganan yang optimal pada pasien. Selain itu dibutuhkan juga sebagai bahan persyaratan akreditasi rumah sakit.

MATERI PELATIHAN

Pelatihan BTCLS biasa dilakukan selama 5 hari yang diisi dengan berbagai materi yang diberikan. Materi yang biasa diberikan pada pelatihan BTCLS meliputi:

  1. Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).
  2. Building Learning Commitment (BLC) / Dinamika Kelompok.
  3. Penanganan Keracunan (Poisioning ).
  4. Penatalaksanaan gangguan pernapasan dan jalan napas (Airway and Breathing Management).
  5. Penatalaksanaan gangguan sirkulasi (Circulation Management).
  6. Penilaian awal (Innitial Assessment), Electrocardiograph (ECG) and Lethal Arytmia.
  7. Acute Coronary Syndrome.
  8. Shock Mechanism.
  9. Mechanism of Injury (Biomekanik Trauma).
  10. Musculoskeletal Trauma.
  11. Cedera pada kepala (Head Injury) / Trauma Capitis.
  12. Trauma  pada Thoraks dan Abdomen.
  13. Burning Management / Trauma Thermal.
  14. Legal Ethic of Nursing.
  15. Victim Technical Transport and Extrication.
  16. Melakukan triase pasien (Triage management).

TUJUAN PELATIHAN

Tujuan dari pelatihan BTCLS ini adalah perawat mampu menangani pasien gawat darurat dengan baik sesuai dengan materi yang telah diberikan dalam pelatihan.

SERTIFIKAT

Sertifikat yang didapat dari pelatihan BTCLS adalah Sertifikat SKP DPP PPNI